Jumat, 16 Maret 2012

Resensi Film Suckseed



Selamat hari Sabtu menjelang malam Minggu semua! Pasti semua udah punya rencana sendiri buat berakhir pekan kali ini. Jadi, film yang tadi saya tonton judulnya Suck Seed. Film Thailand yang dirilis pada 2011 ini bergenre drama musikal komedi. Ceritanya memang klise alias biasa benget. Tapi, yang bikin saya tertarik musik-musik latarnya. Uniknya, saat diputar sebuah lagu, si penyanyi aslinya langsung muncul dalam adegan. Selain itu, unsur komedinya juga cukup menghibur, didukung karakter tokoh-tokohnya yang gak kalah bikin ngakak.
Suck Seed bercerita tentang tiga orang sahabat: Ped (Jirayu La-ongmanee), Koong (Pachara Chirathivat), dan Ex (Thawat Pornrattanaprasert). Ketiganya tergabung dalam band bernama Suck Seed. Idenya berawal dari Koong yang udah bersahabat sejak kecil sama Ped. Koong iri sama saudara kembarnya, Kay, karena Kay sukses dengan band-nya, Arena. Berkat kesuksesannya, Kay dipuja-puja dan dielu-elukan banyak cewek. Maka, niat utama Koong mengajak Ped membuat band adalah biar jadi pujaan cewek! Selain itu, Koong juga mengajak Ex buat gabung jadi drummer.
Suck Seed memilih rock alternatif sebagai aliran musiknya. Mereka juga sempat jadi bahan olok-olokan teman sekelasnya karena membawakan musiknya di acara anak-anak. Namun, Suck Seed terus berusaha bisa mengalahkan Arena. Hingga akhirnya, Ern (Nattasha Nauljam) datang. Ern adalah teman Ped dan Koong saat di SD dulu. Ped yang sudah menyukai Ern sejak SD sangat senang dengan kedatangan Ern. Begitu juga Koong yang langsung jatuh cinta pada Ern. Lalu mereka meminta Ern bergabung di Arena karena Ern jago banget main gitar.
Ped kecil paling gak bisa nyanyi.
Ped dan Ern kecil
Setelah ada penambahan personel, Suck Seed mulai menuai konflik. Ern dikeluarkan Koong karena dia menolak untuk jadi pacar Koong. Tak disangka, Ern malah bergabung bersama Arena sebagai vokalis sekaligus gitaris. Di luar itu, Ped akhirnya bisa menyatakan cinta pada Ern lewat sebuah lagu. Jadilah, Ped dan Ern pacaran tanpa sepengetahuan Koong dan Ex. Waaah, kebayangkan apa jadinya pas hubungan mereka ketahuan?
Sejak dikeluarkan karena nolak Koong, Ern pindah ke Arena "musuh" Suck Seed.
Rocker juga manusia, bisa galau pula :neutral:
Sebetulnya ceritanya gak seserius itu. Film ini jutsru lebih banyak bikin ketawa dibanding galaunya. Karakter tokohnya digambarkan begitu kuat. Ped adalah sosok cowok yang pendiam, cupu, dan gak berani mendekati cewek. Terbalik dari Ped, Koong adalah karakter yang paling emosional, suka meledak-ledak, memaksakan kehendak, dan tampil sebagai pemimpin. Sedangkan Ex adalah pemain basket yang innocent dan lebih parah dari Ped untuk urusan cewek.
Konflik sesama anggota band karena cewek? Klise ...
Ini dia Ern ... Udah imut, cakep, pinter nyanyi, dan jago gitar. Wiii ...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar